Jumat, 04 Juni 2010

" Tertawa "......... Kenapa tidak?

“ TERTAWA “… Kenapa Tidak??..

Ada banyak kutipan atau pepatah tentang tertawa, yang tentunya mengispirasi kita untuk selalu tertawa. Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Beni Kurniawan dalam buku psikologi umumnya yang berjudul “ Ketawa Itu Obat, Ketawa Itu Racun “. Dimana disitu dijabarkan bagaimana kita harus tertawa, manfaat dari ketawa dan apa dampak buruk dari ketawa yang berlebihan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai di masyarakat.

Orang yang banyak tertawa dan sedikit marah, lebih lembut dari api dan lebih kuat dari air “ (Pepatah Tiongkok).

“ Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang banyak jadi tertawa. Celakalah baginya dan celaka “ (HR. Ahmad).

“ Your day goes the way the corners of your mouth turn “ (Miracle Wisdom).

“ Tertawa adalah respon yang dating dari sesuatu ketidaksinambungan persepsi yang timbul di antara representasi konseptual dari realitas dan realitas itu sendiri “ (Schopenhauuer, Filsuf Jerman).

“ Tertawalah dan dunia akan tertawa bersamamu “ (Dr. Sophie, Scott Institute of Cognitive Neuroscience).

“ Hati yang gembira adalah obat, tetapi semangat yang patah keringkan tulang “ (Syair Sansekerta).

“ Sesungguhnya tertawa termasuk tabiat manusia. Binatang tidak dapat tertawa “ (Dr. Yusuf Qardhawi)

Saya terlalu banyak tertawa sampai menangis “ ( Pepatah Yunani).

“ Orang yang sehat adaah orang yang mampu menertawakan dirinya sendiri “ ( Orang Bijak).

“ Humor dan tawa adalah obat menyehatkan. Tertawa merangsang hormone bahagia “ (Psikolog di Mackay, Queensland)

“ Aku tidak pernah melihat Rasullulah berlebih-lebihan ktika tertawa hingga terlihat langit-langit mulut beliau, sesungguhnya (tawa beliau) hanyalah senyum semata “ (HR. Bukhari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar